Minggu, 10 Mei 2009

KOTAK



Kotak, grup band beralirkan rock, tampak sedang membuat video klip terbaru mereka di Bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (10/11) malam kemarin. Band yang terdiri dari Tantri (vokal), Amanda (bassist), Mario Marcella (gitar), Haposan Haryanto (drum) ini sibuk merampungkan klip untuk single kedua mereka yang berjudul Masih Cinta yang diambil dari album kedua mereka.
Video klip yang diperkirakan siap tayang dalam tiga minggu ke depan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan album kedua Kotak selain itu melengkapi single pertama mereka, Beraksi. Jika single pertama bergenre rock abis, single kedua ini lebih slow.
"Harapannya sih dengan lagu lebih slow bisa menjangkau pendengar yang lain, selama ini lagu-lagu rock kami sudah mengena di Kerabat Kotak (fans Kotak -red). Selain itu banyak Kerabat Kotak yang memang meminta lagu lebih slow," kata Tantri.
Tantri menjelaskan bahwa di forum Kerabat Kotak banyak permintaan terutama dari Kerabat perempuan untuk membuat lagu slow.
"Jadi, single kedua ini bener-bener kami dedikasikan untuk menjawab permintaan Kerabat Kotak di forum."
Meskipun sekarang sedang booming lagu Melayu, Tantri mengaku tidak tertarik ganti aliran
"Kita nggak latah. Sekarang memang lagi ngetren Melayu, tapi kan orang butuh variasi. Kebutuhan ini membuat kami tetap eksis," terangnya.
Munculnya beberapa musisi baru seangkatan Kotak tidak dirisaukan Kotak. Tantri menjelaskan jika bagi Kotak musisi lain bukanlah saingan tapi kompetitor.
"Kalau jadi kompetitor, kami akan melihat musisi lain sebagai motivasi untuk lebih fokus ke musik rock yang kami garap."
Dia menjelaskan untuk tetap eksis dibutuhkan inovasi supaya pendengar musik tidak jenuh dengan musik yang disajikan.
"Karena itu, kami mendengar saran-saran dari Kerabat Kotak."

Minggu, 15 Februari 2009

TaNah LOT BaLi


Dalam setahun rata-rata setiap harinya menerima kunjungan wisatawan tercatat 3.500 orang, tidak pernah mengenal istilah ramai atau sepi, karena puluhan bus dan jenis kendaraan lainnya memadati areal parkir. Berbagai promosi pariwisata Bali pasca tragedi terus digiatkan setelah tragedi bom Bali 12 Oktober 2002 dan 1 Oktober 2005. Bahkan tiga kegiatan akbar kini sedang berlangsung di Tanah Lot masing-masing lomba lari 10 kilometer, parade kesenian okokan, tektekan melibatkan 1.500 seniman dan lomba layang-layang.Ketiga kegiatan itu diharapkan mampu memberikan citra positif pariwisata Bali bagi masyarakat internasional dan nasional khususnya Idul Fitri.
Masyarakat internasional diharapkan kembali menjadikan Bali sebagai tempat berlibur yang aman dan nyaman, didukung kondisi yang kondusif, di samping masyarakat Nusantara yang berliburan di Bali akan menyempatkan waktunya ke Tanah Lot.
Dukung VIY
Wisatawan juga mengenal obyek wisata Tanah Lot sebagai sunset Terrace telah mampu menyedot kunjungan wisatawan, baik dalam dan luar negeri, termasuk dalam menikmati cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri 1429 H.
Tiga kegiatan yang digelar dalam waktu yang hampir bersamaan sekaligus mendukung tahun kunjungan wisata (Visit Indonesia year-VIY), dan persiapan dalam menyambut Idul Fitri.
Tiga negara masing-masing Malaysia, Singapura dan Jerman ikut berperan serta dalam lomba "Tanah Lot Kite Festival 2008" dengan menampilkan layangan kreasi. Kegiatan selama tiga hari, 12-14 September 2008 melibatkan 158 sekaa (perkumpulan) di Bali menampilkan 379 layangan.
Atraksi tersebut dimeriahkan dengan Kesenian Okokan dan Tektekkan kolosal melibatkan 1.500 seniman. Penampilan kesenian khas daerah "gudang beras" di Bali itu cukup memukau penonton dan ratusan wisatawan manca negara yang sedang mengunjungi obyek wisata tersebut.
Demikian pula lari 10 K yang melibatkan 8.685 peserta, termasuk di antaranya pelari nasional Jauhari Johan dan Trianingsih yang sama-sama keluar sebagai juara pertama untuk lari 10 K putra dan putri.
Diharapkan berbagai kegiatan tersebut mampu mendukung dan menyukseskan pelaksanaan VIY. Pengelola obyek wisata Tanah Lot sendiri dalam menyukseskan tahun kunjungan wisata bertekad memberikan pelayanan yang terbaik, tanpa ada kenaikan tarif.
Setiap pengunjung domestik berusia dewasa dikenakan tiket Rp7.500, anak-anak Rp5.000, dan wisatawan manca negara Rp10.000/orang.
Obyek wisata Tanah Lot menerima kunjungan pelancong 1,2 juta orang selama 2007 menyumbangkan pendapatan asli daerah kabupaten Tabanan sebesar Rp 10,9 miliar. Kunjungan wisatawan dan PAD tersebut diharapkan meningkat dalam tahun 2008.
Atas keunikan dan daya tarik obyek wisata Tanah Lot, hampir sebagian besar tamu-tamu negara yang singgah ke Bali mempunyai keinginan keras melihat dari dekat obyek wisata tersebut.
Tamu negara tersebut antara lain Perdana Menteri Republik Rakyat China, Zhu Rongji beserta 140 anggota rombongan, dan Wakil Presiden India, Krishan Kant.

Jumat, 30 Januari 2009

Rokok Tidak Berbahaya

Suatu ketika ada tiga orang dokter yang bersahabat, masing-masing Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dokter Ahli Paru, dan Dokter Umum. Ketika berjalan ke sebuah tempat, mereka menemukan sebuah kotak yang unik, dan langsung saja dibuka tanpa pikir panjang. Maka keluarlah jin dari kotak tersebut dan memberikan tiga permintaan.

Masing-masing dokter menyampaikan permintaan sesuai keinginannya.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin : "Aku minta seluruh wanita cantik yang ada di dunia melayani aku di suatu tempat tertutup selama setahun."

Jin : "Dikabulkan!!," (Maka dokter tadi dimasukkan ke dalam gua yang penuh dengan wanita cantik)

Dokter Ahli Paru : "Aku minta seluruh minuman keras yang nikmat di dunia ini, aku ingin menikmatinya selama setahun."

Jin : "Dikabulkan!!" (Maka dokter tadi dimasukkan ke dalam gua yang penuh dengan minuman keras yang terbaik yang ada di bumi)

Dokter Umum (perokok berat) : "Saya ingin seluruh rokok yang nikmat dan harum, aku ingin menikmatinya selama setahun."

Jin : "Dikabulkan!!" (Maka, masuk pula sang dokter ke dalam gua selama setahun."

Setelah setahun berlalu sang Jin membuka pintu gua dan menemukan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin kurus, lemah tak berdaya dan akhirnya mati karena melayani wanita-wanita tadi.

Dokter Ahli Paru ditemukan tak bernyawa karena terlalu banyak minum.

Sementara dokter umum ketika keluar langsung memukul muka sang Jin sambil berkata, "Kurang ajar kamu Jin, kamu menyediakan rokok tanpa korek, jadi aku hanya bengong selama setahun."

Jin: "Itu mengapa sebabnya rokok tidak berbahaya!"

Profil Wulan Guritno


Nama Sri Wulandari Guritno, ketika itu lahirnya di London, Inggris. Aku keturunan Inggris dengan Jawa, tepatnya kota Solo. WG dah punya putri namanya Shaloom Syach Razade.

Wanna know ’bout me ?

Ina vs Uk gitu deh hehe, i dont care what people say or think about me yg penting i know, my Shaloom, Dilla, family, and bestfriends knows, and Allah of course…

I don’t like people who’s munafik penuh kepura-puraan and basa basi, thats not me…

I hate hidung belang and prostitusi apapun alasannya…

I hate dibohongin termasuk ‘white lies’…

People who don’t know me personally says I’m ‘aneh/galak/sombong’, maybe because bentuk muka gue kali yaaa, sbnernya aduuuh tanya deh temen-temenku deh aku baik dan lucuuu skali hahaha, orang that you can count on and percaya, manja, gak sabaran and very easy to forgive people…

Kalau moody and sensitive that’s true, or to detail, keras, tegas dan susah percaya sama orang ‘iya’ hehe… Im a hard worker, have a huge fighting spirit, and I want to be the best of what I do… Agak susah menabung, bisa di jadikan tempat untuk cari solusi atau diskusi things in life, I am good in that hehe…

I love my daughter so much, setia that’s me, I’m a loyal person in anyways, protective banget sama ‘what’s mine’… I want to be someone who’s filthy rich by my own hard work and to be someone yang berguna buat banyak orang with what I have or my talent…

Rabu, 28 Januari 2009

Fedi Nuril Pecat Ayu Ratna Dari Garasi Band


Sekian lama tanpa kabar, grup musik Garasi Band muncul disertai konflik perpecahan di dalamnya. Grup trio yang dimotori Fedi Nuril itu, kini sudah tidak lengkap seperti semula, setelah Ayu Ratna resmi dipecat sejak awal 2009 ini.

Ayu yang di posisi sebagai vokal sekaligus gitaris itu dinilai lebih banyak mementingkan kepentingan pribadi ketimbang group bandnya. Kini Garasi Band tinggal Fedi dan Aries Budiman sebagai pemegang drum.


Menurut Fedi, sudah setahun lebih masalah ketidakcocokan mempengaruhi perjalanan grupnya. Ayu disebut sering mengalahkan jadwal latihan, dan justru mementingkan featuring bersama group band lain.


"Sudah ada ketidakcocokan setahun lebih. Jadwal latihan selalu bentrok, jadi menghambat jadwal latihan," tegas Fedi saat ditemui di Teabox Cafe, Jl. Panglima Polim Blok A, Jakarta Selatan, Rabu (28/1).


Melihat masalah yang tidak kunjung ditemukan penyelesaian, akhirnya Fedi memutuskan untuk memecat Ayu dari Garasi sejak awal 2009 lalu. Karena Ayu dinilai sudah tidak profesional dan loyalitasnya pada Garasi dipermasalahkan.


"Dia tidak sekali dua kali seperti itu. Tidak ada bentrok secara fisik dan emosional. Dia sering featuring group band lain tapi dia tidak profesional dan dia juga harus merawat adiknya," tegasnya.


Fedi juga membantah langkah ini sebagai pemecatan kepada yang bersangkutan, namun semua dilakukan melalui prosedur dan komunikasi secara baik-baik. Baginya Garasi tetap harus berjalan, tentu dengan tanpa tertatih dengan sebelah kaki.


"Kita bukan memecat dia, tapi kita sudah komunikasikan kepada dia secara baik-baik," ujar pria yang pernah berperan sebagai Fachry dalam AYAT AYAT CINTA itu.

Garasi Band



Biografi :
Garasi Band adalah trio band kelahiran akhir 2005, dengan personelnya terdiri dari Ayu Ratna (vokal, gitar), Fedi Nuril (Keyboard, Gitar) dan Aries Budiman (drum).

Tidak seperti band lain kelahiran Garasi Band ini diikuti dengan rilis film layar lebar dengan setting grup mereka. Film dengan judul GARASI itu di bawah arahan Agung Sentausa dengan produser Mira Lesmana. Selain didukung bintang akting Arie Dagienkz, Mahendra Desta dan Syaharani.

Album baru mereka diedarkan bersamaan dengan peluncuran film GARASI. Dan pemasarannya dibantu oleh musisi Indra Lesmana, Abdee Slank, dan Anang Hermansyah, serta diproduksi oleh Miles Music.

Garasi Band kembali merilis album GARASI II pada 7 Juli 2008. Namun pada album keduanya ini, tanpa disertai film layar lebar sebagaimana album pertamanya.